Kamis, 15 Desember 2011

Cukup Pake Odol, Bye-bye, Komedo~~

Siapa yang enggak sebel sama komedo? Item kecil-kecil nempel seenaknya di hidung, dan ngilanginnya pun butuh perjuangan yang engga bebas dari rasa sakit. Eiittsss, jangan sedih, ada cara yang mudah dan murah buat menendang komedo-komedo itu. Murah karena yang kamu butuhkan cuma garam dan pasta gigi mint. Mudah karena cukup ikuti aja langkah-langkah sederhana ini:

1. Siapkan garam dan pasta gigi mint (harus yang mint yah) di piring kecil atau alas lainnya. Enggak usah terlalu banyak, kira-kira cukup buat menutupi hidung kamu.

dikit aja
2. Campur garam dan pasta gigi dengan sendok atau spatula kecil (bukan spatula buat masak ya!).

campur sampai rata

3. Kalau sudah tercampur rata, dengan menggunakan spatula atau sendok tadi, atau dengan tangan, oleskan ke hidung dan sekitarnya, di bagian-bagian yang banyak komedonya. Setelah itu diamkan selama 5 menit. Pada saat didiamkan ini, mata kamu mungkin akan terasa sedikit perih karena mint dari pasta gigi.

4. Setelah lima menit, dengan hanya menggunakan dua jari, pijat dengan gerakan memutar. Jangan terlalu kencang, ya, karena bisa-bisa bukan komedo yang hilang tapi hidung kamu yang terluka. Setelah selesai bilas dengan air hangat. Lalu dengan air dingin atau es batu gosok-gosok hidung kamu, hal ini berguna agar pori-pori hidung kita tertutup sehingga debu dan kotoran lain penyebab komedo engga bisa masuk. Voila, selesai. Sekarang hidung kamu bebas komedo dan rasanya lembuuuuttt banget. Memang hidung akan agak merah tapi tenang, itu bisa hilang dalam 5 atau 10 menit kok.

Selamat Mencoba!! :)

ps: tips ini saya dapat dari sini




Selasa, 13 Desember 2011

How To Survive A Zombie Apocalypse

Apa itu Zombie Apocalypse? kalo pernah liat film Resident Evil, I am Legend, 28 Days Later, Zombieland, dan film-film macam itu, nah, itu tuh yang disebut zombie apocalypse, keadaan dimana dunia "semi-kiamat" dan "dikuasai" zombie. Yup, zombie, mayat hidup hasil mutasi virus yang kayaknya selalu lapar dengan penampilan jelek dan ga pernah mandi dengan jalan nyeret-nyeret itu. Emang sih zombie apocalypse belum tentu kejadian, tapi, hei, mencegah lebih baik daripada mengobati kan? Dalam hal ini, tips dan trik berikut bisa aja nyelamatin nyawa kalian kalau-kalau, seandainya, kejadian.

How To Survive A Zombie Apocalypse

no zombies are not this "cute" (pic: as tagged)


1. Kendarai Kendaraan Bermotormu!
Bayangkan kalian dikejar zombie yang semakin kesini (maksudnya di film-film jaman sekarang) semakin cepet jalannya dan bahkan bisa lari dan kita cuma bisa lari pake tenaga kaki. Bisa dipastikan kita akan dengan sukses jadi santapan mereka. Karena kita udah pasti cape dan mereka, sih, enggak. Maka dari itu lah bisa mengendarai kendaraan bermotor jadi wajib hukumnya. Atau setidaknya cari teman seperjalanan yang bisa mengendarai mobil/motor, pesawat terbang atau speedboat malah lebih bagus lagi. Zombie ga bisa berenang dan terbang, catat!

2. Pelajari "Trik-trik Pencuri" (Be a Mac Gyver)
benda penuh magic
Kewajiban bisa nyetir mobil/motor mengantarkan kita pada tip nomor 2 ini, "trik pencuri". Gini, rasanya dalam kondisi chaos kayak gitu ga mungkin mobil kita bakal mulus-mulus aja sepanjang jalan, entah itu kehabisan bensin tapi ga ada SPBU atau rusak entah karena nabrak atau emang mesinnya soak, atau bannya bocor, maka mau engga mau kita butuh mobil cadangan, yaitu mobil orang lain yang ditinggal di pinggir jalan (kecuali kalian mengharapkan bakal ada zombia yang jualan bensin eceran atau buka tambal ban, yang rasanya sampe kiamat beneran pun nihil). Disinlah trik-trik pencuri dibutuhkan, oke, mari kita lembutkan bahasa ini dengan be a Mac Gyver
dan pisau ajaib ini (pic credit)

Yup, buka pintu mobil/rumah/jendela/brangkas hanya dengan utak-atik sebatang pin rambut atau penjepit kertas! Nyalain mobil cuma tinggal potong kabel trus digesek-gesek, kutak-katik pisau swiss armynya, nah trik yang itu. Trik ini penting banget buat masuk ke toko-toko yang tutup terus ambilin makanannya. Uang? duh apa yang mau dibeli? Itu untuk pertama kalinya engga akan berguna. 




3. Senjata
Punya kemampuan beladiri aja ga cukup atau malah ga berguna sama sekali, kecuali ilmu pedang. Karena dalam melawan zombie kita mau sedikit aja kontak yang terjadi antara badan kita sama zombie, lebih bagus lagi enggak ada kontak sama sekali. Kesalahan sedikit aja bisa bikin kita justru terinfeksi virus itu, enggak mau sampe begitu kan. Maka senjata yang paling ampuh adalah berbagai jenis senapan, chainsaw, panah, bom, kapak. Walaupun flame thrower kedengerannya keren, sayang itu ga efektif. Karena cara membunuh zombie yang paling ampuh adalah menghancurkan kepalanya, yup otaknya. Even though they don't have any or not functionally active (halah) you need to destroy their brain (head) to kill them. Dan flame thrower malah bikin zombie semakin berbahaya, walau mungkin nanti akhirnya mati juga waktu kepalanya habis kebakar, tapi mendingan langsung, kepala, dor, mati, selesai. Tapi dalam situasi kayak gini, sih, kita harus bisa bikin yang ada disekitar kita jadi senjata. Entah itu cuma kayu bekas pager yang lancip, alat buat garuk pasir, dan sebagainya. Bahkan pisau juga bisa dalam keadaan yang sangat terdesak. Ingat, minimalisir kontak dengan zombie, bahkan dengan darahnya.
now that is a real weapon (pic credit)


4. Berjalan Hanya Ketika Terang dan Jangan Pernah Sendirian
Kedengeran kayak saran ibu buat anak gadisnya, tapi tunggu dulu, ini bisa menyelamatkan nyawa kita. Karena kebanyakan zombie enggak kuat sama sinar matahari maka kemungkinan besar kita akan aman kalau berjalan ketika siang hari. Tapi bukan berarti 100% aman, karena beberapa virus zombie juga udah ada yang bermutasi sehingga mereka punya tolersansi terhadap sinar matahari, tetep waspada, itu intinya. Dan melawan zombie yang seabrek-abrek dengan hanya seorang diri itu hampir sama dengan bunuh diri, jangan sekali-kali pisah sama teman seperjalanan. Ini bukan lomba dan ga akan ada yang menang, kamu bukan Rambo yang ngelawan vietkong jadi buang jauh-jauh pikiran sok jagoan dan ngehadepin zombie sendirian (bahkan Rambo pun bohongan). Selalu bergerak dalam kelompok, even cuma pengen pipis di semak-semak ujung jalan. Kalian enggak mau kan tiba-tiba ditarik ke dalam semak-semak pas lagi pipis, nah that's what friends are for, indeeed.

5. Jaga dan Kuatkan Hati
Inget, dalam situasi kayak gini kita enggak pernah tahu apa yang terjadi, jadi sebaiknya jangan terlalu attach to someone, jangan jadikan siapa-siapa spesial. Yang terpenting disini adalah bertahan hidup, tapi bukan berarti harus mengorbankan siapa aja buat tetap hidup, makin banyak anggota kelompok, makin banyak tenaga untuk melawan zombie. Cuma kalau nanti tiba-tiba entah itu pacar, orangtua, adik, sahabat, atau artis idola berubah jadi zombie, jangan ragu-ragu, tembak kepalanya dan lari, they already dead. 

6. Tempat yang Aman
Karena seluruh poin dari bertahan saat zombie apocalypse adalah  menghindari zombie dan mencari tempat yang lebih aman, maka jangan pernah absen memantau radio, kalau ternyata benar-benar ada kota yang masih terselamatkan. Jika tidak maka tetaplah pergi dari kota kalian sebelumnya. There's no hope in a town that full of zombie, cari tempat aman dengan halaman yang luas sehingga ketika ada serangan zombie kita tidak kaget, halaman yang luas ini juga bisa menjadi tempat bercocok tanam, enggak mungkin selamanya bertahan dengan makanan kaleng, kan. Bangunlah "benteng" di semua bagian tempat perlindungan, entah pintu masuk atau pintu belakang/rahasia yang ada. Buatlah alarm untuk menandakan adanya penyusup bisa dengan kaleng yang diikat benang, atau apaun.

7. When All of These are Failed
Kamu sudah mengendarai mobil, menabrak zombie, menembak tepat di kepala, menebas, memangkas, salto kanan, tiger sprong, planted bombs, tapi teman-teman di kelompok satu-persatu menjadi zombie, dan tinggal kamu sendiri. Apapun yang  terjadi kalo kamu tidak bisa mengalahkan zombie, please, berpikir seribu kali sebelum pasrah untuk menjadi bagian dari mereka. Good Luck fighting those zombies!!

Senin, 12 Desember 2011

A (maybe) Paradox

Kalian tau kan gimana kalo setiap kita kali mikir suka ada suara-suara dalam kepala kita atau kata orang-orang, sih, suara hati. Nah, ini pertanyaan yang selalu ada di kepala gw:
Seorang yang tuna rungu dari lahir dan ga pernah pake alat bantu dengar, kalo dia sedang berpikir dalam hati, apa dia bisa denger suara-suara dalam kepala dia?
Karena seharusnya kalo kita ga bisa dan pernah denger apapun bagaimana kita bisa "meniru" suara itu kan? Karena manusia itu kan selama hidup bisa begini dan begitu hasil dari "meniru". Tapi masa sih mereka ga pernah berpikir dalam hati, jangan kan dalam hati bahkan secara reflek, kayak lagi nulis gini nih, ada suara-suara dalam kepala kan pasti?Nah...


ps: Postingan ini murni penasaran doang tanpa maksud apapun. suer deah.

Selasa, 22 November 2011

Sepak Bola Penting, Sepenting Cabang Olahraga Lainnya Kok!

Disebuah rumah sakit bersalin
Seorang Ibu sedang melahirkan.
Bidan: Ayo bu sedikit lagi, sudah keliatan batok kepalanya, Bu. Sedikit lagi.
Ibu: *ngeden*
Bidan: Iyak, ayo Bu, lebih kuat lagi, tarik nafas, buang!
Ibu: *ngeden lebih kenceng lagi* huff eeerrgghh huufff
Bidan: Yak Bu...(hening sejenak) bu...kepalanya masuk lagi. Kita operasi caesar aja yah?
Ibu: ... he eh.. *pasrah*

Nah, itu mungkin rasanya sama kayak Sea Games kemarin. Indonesia juara umum tapi tanpa emas di cabang sepak bola. Senang luar biasa tapi mungkin akan lebih afdol kalo sepak bola juga dapet emas. Iya, segitunya emang.


Hypenya pun keliatan beda banget antara pertandingan sepak bola dengan olah raga lain,kecuali badminton mungkin, misalnya panah, kano, atau sepatu roda gitu. Seakan-akan emas dari bidang lain tuh enggak lebih penting dari emas sepak bola. Haduh kok sedih banget kalo gitu ya. Eits jangan sedih, menurut gw sih enggak gitu. Emas cabang lain juga penting, sayangnya beberapa pertandingan emang ga disiarin di TV jadi ya wajar kalau hypenya engga seheboh sepak bola. Belum lagi masyrakat Indonesia yang udah kangen sama prestasi sepak bola Indonesia, setelah AFF gagal, Pre Piala Dunia enggak lolos, rasanya enggak berlebihan kalau mereka mengharapkan lebih dari Timnas U-23 ini. Apalagi selama masa penyisihan grup, permainan Timnas bisa dikatakan gemilang sekali. Menang 3 kali dan hanya kalah sekali dengan Malaysia, dengan skor yang tipis. Dan terakhir kali Indonesia mengantongi emas di cabang sepak bola ternyata tahun 1987, 24 tahun lalu!! Gimana enggak mau heboh ngarep menang setelah liat U-23 yang aduhai mainnya itu.

Tapi yah seperti para komentator di stasiun TV berkata, "Dewi Fortuna belum berada di pihak kita, Bung."
Dewi Fortuna ketemu jodoh di Malaysia kali ya, dua kali ketemu dua kali kalah pula. Tapi Malaysia emang patut diacungi jempol soal mentalnya, main di kandang lawan plus "cemoohan" dari pendukung Indonesia enggak bikin permainan mereka jelek, malah kayaknya jadi energi buat menangin pertandingan. Mungkin ini yang harus dicontoh pemain Indonesia.

Ya sudahlah, kembang api sudah diletuskan ke udara di Jakabaring, Indonesia juga udah jadi juara umum pada akhirnya. Enggak ada yang perlu disedih-sedihin lagi, sepak bola kita emang kalah, tapi 182 medali emas di tangan Indonesia itu luar biasa. Dua tahun lagi semoga medali emas sepak bola Indonsia rebut dan juara umum lagi. Yakin bisa!

Jumat, 04 November 2011

Never Give Up !

When every time you thought you had enough, when you choose to finally give up. You might wanna see this, and reconsider your decision. *siap-siap tissue*

When you don't give up, you cannot fail.
... I don't need to say anything again right?

Rabu, 02 November 2011

Please, Please, Let Me Get What I want

I know this is an old song, but this is what I'm feeling right now...
please God...

Please Please Please Let Me Get What I Want - The Smiths
Good times for a change
See, the luck I've had
Can make a good man
Turn bad

So please please please
Let me, let me, let me
Let me get what I want
This time

Haven't had a dream in a long time
See, the life I've had
Can make a good man bad

So for once in my life
Let me get what I want
Lord knows, it would be the first time
Lord knows, it would be the first time
sigh...

Forgive My Curiosity

Manusia diciptakan Tuhan pasti diberkahi dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Masalah kelebihan ini, saya selalu kagum dengan orang yang diberkahi ingatan yang tajam, apalagi yang sampe photographic memory. Keren! Semacam pengen buka otaknya terus minta sedikit, tempel di otak saya. Ya, untuk bidang ingat mengingat ini agak lemah, tapi, hey, I'm trying to fix it now. Jadi yah lumayan udah mendingan, setidaknya tau pasti dimana handphone berada. Lain ingatan lain lagi penasaran, ...lho? Kalo ingatan saya agak lemah, rasa penasaran saya malah diatas rata-rata. Ini kelebihan atau kelemahan ya? Yang pasti kadang nyusahin,karena kalau penasarannya belom tuntas berasa kayak bisul yang enggak pecah! And maybe, if dinosaurs still alive, my curiosity could kill the dinosaur.

Saya Kepo? iya juga sih, tapi enggak hanya sebatas kepo. Saya penasaran sama semua. Tau engga rasanya kalau tiba-tiba inget sesuatu, misal nama seorang artis, muka inget, main film apa inget, tapi nama belakangnya enggak inget, inget ada di ujung otak tapi rasanya kayak ga ke baca sama otak. Gatel banget kan tuh, nah, penasaran saya tuh kayaka gitu. Untuk semua hal. Repot ya? Hmm tentu tidak, kan ada Mbah Google! When you in doubt, confused, searching for an answer, google it! hahaha.

Google semacam personal detektif yang ada di setiap rumah berinternet. Cari apa aja, asal kata kuncinya jelas, minimal yang tadinya baru tahu sampai D, sekarang bisa tahu sampai T. Apalagi sekarang ada Google Search by Image, waduh, makin tersalurkan bakat detektif saya (Iya, saya self-proclaimed a detective to be).Ih dari dulu juga bisa kali nyari gambar di Google. Eits, yang in beda, jadi fitur baru di Google Search ini memungkinkan kita untuk mencari source atau info apapun yang berhubungan dengan gambar yang kita punya dengan cara menelusuri gambar yang memiliki ukuran atau visual yang sama dengan gambar kita. Misalnya kita punya gambar lukisan, tapi kita engga tahu siapa yang melukis atau apa judul lukisannya, kita tinggal unggah gambarnya ke halaman google dan voila berpuluh-puluh sampe ribuan web yang berhubungan dengan gambar tadi bisa ditemukan. Ini mungkin nightmare buat orang yang suka nyomot-nyomot foto orang terus diaku-aku jadi hasil jepretannya sendiri. Atau bisa jadi alat stalker buat yang punya foto tapi enggak tahu siapa nama orang yang ada di dalam fotonya. Hmmm yang ini bahaya ya.

Balik lagi ke penasaran, saya lagi penasaran, kenapa kalau ada hal yang mengejutkan atau sebangsanya, umumnya istilah yang keluar adalah : "bikin heboh dunia persilatan"? Kenapa dunia persilatan? Kenapa bukan dunia perwayangan, atau dunial perkaratean gitu? Atau dunia gaib biar lebih dark kesannya. Sudah cari di Google tapi cuma ketemu kalo "dunia persilatan" itu istilah yang suka digunakan Kho Ping Ho dalam cerita novelnya. Soal kenapa bisa jadi istilah yang umum sekarang ini, masih belum jelas juga, mungkin saking terkenalnya beliau dulu ya. Hah, engga tau Kho Phing Ho itu siapa? Google dong...

Senin, 31 Oktober 2011

Do You Sleep with Smile Every Night?

So I watched The Oprah Show about 2 weeks ago, the episode talked about a "Cab Cash show" which made me confused, was this show first or Celebrity Taxi that made by Indonesia first? they have a same concept! And also The Dirty Job show, a show about a man, okey his name is Rowe something, taking the dirtiest, hardest job all over the world, wow. But He haven't gone to Indonesia, yet, too bad. But I'm not gonna talking about those show. What makes me thinking even until now is a segment about a school keeper lady who works at a school for poor children. She cleans up the school,the bathroom, and got a very low salary. But there's something that she said really haunting me, she said she loves her job very much, even tho people say it's a dirty job, but cleans up the school could put a smile oh her face every time she goes to sleep. Dang!

Now I ask you, how many of you who have a decent job and pretty big salary could sleep with a smile on your face when the last thing you had in your mind is (excluding a crush or love line u might have at your office) your job? Honestly, how many? I mean, many people I know always feel so stress every time they talk about their job. And thinking about job when they want to sleep would bring them a nightmare. Or some people would turn into a grumpy person every time they talk about it, even on their status on Twitter or Facebook. But this janitor lady not only she doing a job that many people think dirty, she loves her job! She also said she feels that the school is her home, and she will work really hard to clean the entire school just like she keeps her home clean.

And what wow-ed me again is the fact that she still manage to help the students in her school who are coming from poor families, with her low salary she even regularly buying a gift for them, like books or stationery, school stuff. Not only that, she even help paying a debt for her neighbor! If angels walking on earth maybe she's one of them.

Now I'm gonna ask you again. How many of you could still manage to sleep with smile and help others despite you have a tough day at your workplace. Oke, maybe your job can't be compared to her job. Maybe her job is hard "physically" and your job is more to "brainy" (I'm not sure, is that even a word?) but the thing is, it's not about how much salary you have, how prestigious your job is, how exclusive your social environment is, happiness can't be measured by that. Happiness is doing something that you love, something that makes you find the real you. Happiness is something that could put you sleep with a smile every night, because some people forgot how to do that. And maybe you, me, we are parts of them.

Minggu, 23 Oktober 2011

Offside, Perempuan Iran dan Sepakbola

Offside
Offside
Tahun: 2006
genre: Comedy, Drama, sport
durasi: 93 menit
Sutradara: Jafar Panahi
Penulis: Jafar Panahi, Shadmar Rastin
Pemain: Sima Mobarak-Shahi, Shayesteh Irani, Ayda Sadeqi

Sepak bola, siapa yang tidak kenal dengan olahraga satu ini. Pria, perempuan, orang dewasa, anak kecil, semua mengenal dan menggemari sepak bola. Setiap 4 tahun sekali, kala ajang perebutan gelar tertinggi, Piala Dunia, digelar, bak tersihir mantra hampir seluruh mata di dunia terpaku pada perhelatan ini. Tak terkecuali kaum perempuan di negara Iran. Sayangnya, di negara Arab yang dipimpin oleh Ahmadinejad ini perempuan dilarang menonton sepak bola secara langsung di dalam stadiun. Dengan alasan demi menghindari perlakuan dan kata-kata kasar atau tidak senonoh yang sering terjadi dalam pertandingan di stadiun. Lalu, apa jadinya jika para perempuan penggemar sepakbola nekat berusaha masuk ke stadiun untuk menonton pertandingan? Apa jadinya jika mereka menuntut hak yang sama dengan pria?

Keadaan inilah yang disuguhkan dalam film Offside besutan sutradara Iran yang terkenal dengan film-filmnya yang penuh dengan kritikan, Jafar Panahi. Offside menceritakan bagaimana 5 gadis remaja yang tidak saling mengenal, terkurung dalam satu "penjara buatan" yang sama. Mereka tertangkap berusaha ke stadion dengan menyamar menjadi pria demi menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Iran dengan Bahrain. Yang membuat mereka frustasi adalah penjara mereka terletak sangat dekat dengan salah satu gerbang kecil stadiun. Mereka pun berusaha, memohon-mohon pada para prajurit yang menjaga mereka untuk dibebaskan dan diperbolehkan menonton. Sebenarnya para prajurit muda yang sedang mengikuti wajib militer ini tidak peduli jika gadis-gadis ini mau menonton pertandingan di dalam stadiun sekalipun, bahkan mereka pun sebenarnya merasa bosan dan ingin menonton pertandingan itu. Tetapi, mereka takut dengan pimpinan mereka yang bisa datang sewaktu-waktu mengecek keberadaan para gadis. Akhirnya diputuskan salah satu prajurit akan mengintip melalui gerbang kecil itu dan melaporkan jalannya pertandingan kepada mereka layaknya komentator. Sayangnya, sebelum pertandingan usai mereka harus pergi dari stadion untuk dibawa ke kantor polisi.

Penggambaran karakter wanita Iran yang tegas dan pemberani ditampilkan melalui adegan dan dialog-dialog lucu dalam film. Seperti ketika salah satu prajurit menjelaskan alasan wanita dilarang menonton pertandingan di stadion adalah karena untuk melindungi mereka dari perbuatan dan kata-kata kasar atau tidak menyenangkan yang banyak terjadi dalam stadion. Alasan itu diputar balik oleh salah seorang gadis dengan menanyakan mengapa wanita dan pria justru boleh menonton berdua, gelap-gelapan dalam bioskop. Yang tentu tidak bisa dijawab secara meyakinkan oleh sang prajurit. Ada juga ketika salah seorang gadis sudah tidak tahan ingin buang air kecil dan akhirnya berhasil kabur ketika si prajurit yang mengantarnya ke toilet terlibat keributan dengan beberapa pria yang ia larang masuk ke toilet (tidak ada toilet khusus wanita dalam stadion). Ketika si prajurit putus harapan dan pasrah jika ia harus dihukum oleh pimpinannya, sang gadis justru kembali ke penjara, alasannya ia tidak tega dan khawatir dengan nasib si prajurit.

Film yang terinspirasi dari putri Panahi sendiri ini memenangkan penghargaan Silver Bear dalam Berlin International Film Festival Grand Jury Prize pada tahun 2006 dan juga menjadi film pilihan dalam Festifal Film New York dan Toronto pada tahun yang sama. Sayangnya film ini dicekal dan tidak ditayangkan di negeri asalnya sendiri.

Jumat, 21 Oktober 2011

Yang Selalu Ada di Drama Korea

Sebagai penggemar hal-hal berbau Korea, udah banyak banget drama Korea yang gue tonton mulai dari  genre romantic comedy sampe drama sejarah Korea. Yang paling menarik, menurut gue, adalah genre rom-com alias romantic comedy. Entah suatu aturan wajib yang tak tertulis atau kebetulan semata tapi ada beberapa hal yang bisa ditemui di hampir semua drama dengan genre ini. Tema, alur, latar boleh beda, tapi hal-hal ini pasti ada.

Bickering Couple

"Aku tidak mau melihatmu lagi!!"
"Yah, Kim Dong King! Kau selalu saja mengangguku"
"Dasar, kau, Shim Chae Yeon! Kau merusak pemandanganku saja"
"Aku membencimu!!" "aku benci kau!!"

Adegan kayak begitu biasanya akan terjadi setiap pemeran utama pria atau wanita bertemu. Sengaja atau enggak sengaja. Selalu dimulai dan berakhir dengan bertengkar, padahal hal-hal yang diributin juga kadang sepele, nabrak lah, salah ambil barang, nyomot makanan yang lain, atau kadang memang sengaja digodain aja. Sepele.
Dan bukan rahasia umum lagi, sih, nanti, entah karena kekurung di lift berdua, ketinggalan tour, kena masalah trus dibantuin, pada akhirnya mereka akan sadar kalau ternyata mereka saling suka. Bukan berarti habis ini mereka tiba-tiba jadi lovey dovey sampe akhir film, malah kadang di saat-saat saling-suka-tapi-saling-enggak-tahu-jadi-pura-pura-enggak-suka ini lah makin sering berantemnya. Di kenyataan emang kayak gini juga ya?
Bisa ditemui di drama: hampir semua!

Cinta Segi-... Banyak, deh, Pokoknya!

Male lead, Cha Dong Won hates Mirae, the female lead, Mirae has her heart on the sweet gentleman Dong Gun. Meanwhile Dong Gun keep his interest only on business, his childhood friend, Sohyun always loves him. Well, Cha Dong Won loves Sohyun, dearly. Long story short, KUSUT.

Nama-namanya boleh di ganti dan dibolak-balik sesuka hati tapi love line-nya kurang lebih akan seperti itu. Biasanya orang-orang yang terlibat cinta dengan peran utama ini adalah 2nd lead, pemeran pembantu utama. Cinta segi tiga is so last year kalo di drama Korea. Kadang malah cinta segi 5 atau 6 kalau ada pemeran "printilan" yang juga suka sama 2nd lead atau protagonis. Kalau pada kenyataan juga kayak gini, sih, pusing duluan kayaknya ya..

Kadang di tengah jalan ketika para protagonis sudah saling sadar atau saling mengungkapkan perasaan, 2nd lead, yang biasanya mereka sukai pada awal cerita, tiba-tiba suka sama protagonis. Kalo di kehidupan nyata sih tinggal bilang aja enggak suka ya, tapi enggak di drama, yang ada jadi pada enggak enak nolaknya atau merasa jadi pengkhianat kalo menolak si 2nd lead ini. Pada akhir cerita kalau protagonis ini akhirnya bersatu dan para 2nd lead ini bukan tipe 2nd lead yang jahat, biasanya hubungan mereka bisa "naik tingkat" jadi pasangan kekasih juga, yang paling minimal, sih, pedekate dulu deh.
Bisa ditemui di drama:  Full House, Protect the Boss, My Fair Lady, err hampir semua!

Kencan Pinggir Jalan


tteokkbeokki, yummy!
"Kencan pinggir jalan" biasanya terjadi kalau udah saling menyadari perasaan masing-masing atau mau mulai buka-buka hati. Kadang ga harus sesama protagonis sih, antara protagonis dengan 2nd lead atau sesama 2nd lead juga bisa. Kencan pinggir jalan itu maksudnya mereka ngedate di semacam pasar modern yang banyak kios-kios di kanan kirinya. Nah, nanti di kencan pinggir jalan ini pasti ada adegan coba-coba kacamata lucu, topi lucu, sampai bando lucu. Makan tteokkbeokki, kue beras pedas khas korea, fish cake atau es krim juga biasanya ada di adegan ini, semacam paketan. Biasanya ini adalah adegan paling bahagia yang ada di drama, sepanjang adegan diperlihatkan pemeran tertawa-tawa dan minim percakapan. Bahagia banget.
Bisa ditemui di drama:  Full House, Protect the Boss, My Fair Lady, Princess Hour.


Sebenarnya masih ada lagi, seperti minum soju, arak khas korea, di tenda pinggir jalan, karaoke, matiin handphone dengan cara cabut baterai (heran ya padahal tinggal matiin aja), dan masih banyak lagi. Tapi tiga ini emang yang paling sering. Kalo kalian suka nonton drama korea juga, dan iseng, coba perhatiin, deh. Siapa tau menemukan hal-hal baru yang selalu ada di drama korea.

Happy watching! :)

Kamis, 13 Oktober 2011

Disaster, feat Mom (Tragedi Bolu Tape)

Mute kaget waktu tau gue ga bisa masak, katanya kalo di rumahnya, gue pasti udah diseret ke dapur dan nyemplung-plung ke dunia kedapuran dan permasakan, kalo ada kata-kata itu. Anyway, yang Mute ga tau adalah ini sepertinya penyakit turunan dalam keluarga. Sepertinya wanita di keluarga gue kurang jago masak, dan kaum prianya justru handal, iye gue kalah sama adik gue soal masak-memasak. No, masakan Ibu enak kok, cuma bukan berarti ga pernah gagal juga, terutama soal perkuehan (iya ini ga ada imbuhan begini, tapi biarin deh). Jadi inget tragedi bolu, sigh, that was nightmare. Bikin kue belom pernah serempong ini.

Beberapa waktu lalu oven pesanan si ibu -hasil bujukan ibu-ibu gang yg siang bolong heboh dateng ke rumah rombongan, promosi (bude,mau beli oven ga?bagus lho,kecil kayak microwave,bisa dicicil 3x.aku sm mama lia aja beli lho!)- akhirnya dateng. Wah heboh, pulang dr rumah tetangga langsung buka kulkas, nyari tape. Mau praktek bikin bolu tape di rumah tante lia katanya. Pulang dari praktek dgn bangga memamerkan bolu tape buatannya,em ga jg sih, ibu cuma nyumbang tape,yg bikin tante lia, si ibu belajar critanya. Bolunya enak juga ternyata, dan karna merasa udah pinter nih, akhirnya diputuskan besok langsung mau bikin bolu tape juga! Jeng jeng jeng jeng!

Bener aja,pagi-pagi udah semangat, berkoar-koar, "ibu mau bikin bolu tape,nih. Ibu udah bisa." iya,bu..percaya deh,percaya. Yah bukan ibu namanya kalo ga heboh. Siangnya udah sibuk manjat-manjat kursi nyari mixer, "ibu tuh udah mindahin tempatnya,sengaja biar gampang ibu cari,dimana ya?ibu taro mana?", dia yg naro,dia jg yg lupa..meneketehe mom,meneketehe. Udah heboh panjat kursi, buka lemari sana-sini,bongkar semuanya, sampe bokap turun tangan, akhirnya ketemu juga. Di lemari di mana ibu yakin bgt klo mixernya ga mungkin ada di situ. Sigh. *tepok jidat*
Sorenya,bareng sama tetangga, ibu langsung beli bahan-bahan plus loyang baru. Ditenteng dengan bangga sampe rumah.sangat niat ya si ibu.

Kalo kamu pikir repotnya cm sampe situ,kamu ga kenal ibu,eh ya iya lah ya... Anyway, semua bahan udah di jadiin satu sampe akhirnya ibu nanya takaran SP (bahan buat pengembang kue) yang menurut gue sih kurang,karna katanya yg diperluin 1 sndk makan,nah itu baru 3/4nya,jd ya ditambhin lg deh dikit. Inilah awal dari musibah yg akan terjadi,segera. Semua bahan dicampur pake mixer,ibu blgnya 15mnt tp ini bru 10 menit udah ngembang bgt.hmm..iya iya emg udah ga bener ini.tapi tetep dilanjutin smp 15mnt juga. Nah pas mau naruh di loyang,melihat besar adonan daripada loyang,gue udah bilang nih sama ibu, "bu,kayaknya jgn semuanya deh. Sisain aja" tapi sebagaimana ibu,doi tetep keukeuh sumeukeuh kalo adonannya bisa masuk 1 loyang itu, "kemarin jg cukup kok 1 loyang,takarannya sama kok". Heuumm,ya sudah deh,drpd entar salah.

Dan,bener aja kan... Lagi asik-asiknya ntn tv di kamar atas smbl nunggu kuenya mateng,bokap teriak dari bawah kalo bolunya luber. Begitu di check,bener aja, adonannya luber ke luar loyang,sampe ke dasar oven!rasanya bolu itu ngembang dengan kecepatan diatas rata-rata*apa deeeh*! beuh.shock.

Bisa dipastikan gue disalahin karna gue yg nyuruh nambah sp,tp kan klo ibu naro adonannya ga sampe full seloyang pasti lubernya ga akan seheboh itu jg,iya kan. Main salah-salahan dh kita. Bokap akhirnya ga tahan liat bolu luber-luber itu. Dibukalah ovennya, sambil ngedumel ,"makanya,semuanya kan ada aturannya,sayang mahal-mahal,... ..." dikit-dikit dicungkilin luberanny yg nempel di dasar oven, di pintu oven,dan yg paling ekstrem, sepertiga adonannya dikeluarin (Padahal itu udah 1 jam,tp masih cair jg adonannya!gagal!) Ibu udah pasrah, ketawa-tawa sendiri,geli sendiri liat kuenya terancam gagal, "namanya jg belajar,naik sepeda aja bisa jatoh. Apalagi bikin kue,paling gagal,hahahaa". Heuuh..dasar si ibu. Singkatnya kita nunggu lg sekitar 1 jam, dan setelah akhirnya berhasil ngeluarin bolunya,yg prosesnya lagi-lagi heboh, keliatan dh bolunya 1/2 bagian gosong, 1/2 bagian bantet. Yg gosong itu yg bagian loyang ujung oven,yg ga kejangkau tangan bokap waktu dgn semena-mena nyiduk bahan demi menyelamatkan bolu. Sebagian yg gosong malah ada yg sampe kering kayak cookies,dan justru ini malah enak lho. Ibu cuma ketawa-tawa khawatir pas liat bentuk bolu yang labil ini, "besok kalo ditanya ibu-ibu bolunya,gmn nih?malu-maluin aja.", repoooot.

Eh tapi walaupun bentuknya labil,rasanya enak lho. Yah lumayanlah buat pemula.

Sampe skrg si ibu masih heran kenapa bisa beda hasilnya,dan tetep ya,nyalahin sp.huh. "kemarin tu bilangnya 1 sendok tuh,apa jangan-jangan 1 sendok teh?hahaha". Gue jadi curiga,ibu kmrn pas praktek cuma ngobrol doang nih ga merhatiin,hmmm...emang deh ibu.
Dipikir-pikir, gue tau deh darimana gen pelupa,ceroboh gue berasal.hahaha.luv u mom.

Ps: jangan makan remahan bolu gosong,seenak apapun itu. Apalagi yg nempel di rak oven. Kenapa? Yah gt deh,efeknya ga tenang,bwaannya keracunan aja.hahaha. Serius,mending jangan ya...

Selasa, 20 September 2011

Her and Him, and I'm Glad They Made It

Seorang teman gue beberapa waktu yang lalu, yah hampir setahun deh kayaknya, mengejutkan semua orang dengan jadian dengan temen SMP-nya dulu, yang adalah temen SMP gw juga, sih. Terus apa mengejutkannya? Orang pacaran sama temen SD-nya juga ada. Iya, sih, yang mengejutkan adalah kalau kita flashback ke kehidupan masa SMP, waktu itu enggak akan ada, deh, terlintas di otak kalo cewe ini akan bisa pacaran sama cowo ini. Boro-boro pacaran, main satu lingkungan pun semua bakal sangsi. Yang satu urakan, rule breaker, yang satu rapih, rajin, macam putri keraton. Tapi, yah, jodoh siapa yang tau, kan.

Pernah denger opposite attraction? Mungkin itu kata yang tepat buat gambarin hubungan mereka.

Jujur, gue sempet was-was waktu tau mereka jadian. Gimana enggak track record si cowo ini waktu SMP lumayan bikin ketar-ketir. Tipe keluar masuk BP, bandel deh. Sempet gue nanya sama dia "lo tau gimana dia waktu SMP kan?" dia jawab kira-kira gini "yah cuma tau gitu-gitu aja. Lo kan sempet satu kelas ama dia Gel, Lo tau dia ga? Ada gosip apa ttg dia?". Gue bingung. Akhirnya gue bilang aja "nakal-nakal anak SMP, ga lebih". Karena gue pikir itu kan SMP, siapa tau dia udah berubah, enggak "seliar" dulu lagi, lagipula menurut si cewe, si cowo baik sama dia and she's happy with him. Dan kalau denger ceritanya, sih, cowo ini kayaknya juga ga aneh-aneh jadi gue enggak begitu was-was lagi. Abis itu gue jarang ngobrol sama dia lagi. Dan belum ada gosip mereka putus tuh, malah tambah mesra kayaknya, dan sebagian orang masih kaget sana sini kalo denger tentang mereka. Hihi.

Love indeed could change someone into a better person.

Waktu ada nikahan temen SMA, gue akhirnya sempet ngobrol bareng mereka. Tentu aja gue langsung keluarkan semua rasa penasaran gue. "Lo bingung kan Rat gue bisa sama dia? Gue aja masih suka bingung," gitu kata si cowo. Dan keluarnya semua kenapa dan mengapa bisa mereka "berjodoh". And I'm glad they made it. Kalau inget-inget si cewe yang dulu, si cowo waktu SMP, terus liat mereka sekarang, gue masih suka heran, "kok bisa?" tapi gue juga bersyukur they found each other. I see them changing for each other, to be a better one, of course. Kadang gue suka engga sadar senyum kalo baca semacam puisi yang suka ditulis teman gue di notes FB nya. She seems so happy :). Berarti langkah yang gue ambil untuk engga ngomongin kelakuan jaman SMP bener, maksudnya bisa aja kan temen gue jadi mengurungkan niatnya buat lebih jauh. Walaupun gue tahu temen gue yang satu ini bukan tipe yang kayak begitu, dan itu juga udah jaman SMP, basi.

Then, I think to myself: "Love is unpredictable and falling in love is such a beautiful feeling". 

Kalau udah begini tinggal gue ngayal babu kapan ya gue... I miss falling in love, heheee...

                                                                                            pic credit: stockarch

Selasa, 13 September 2011

The Perks of Being A Wallflower

The Perks of Being a Wallflower
Stephen Chbosky
Pocket Books, Simon and Schuster Inc.
1999



Pertama kali tertarik sama novel ini gara-gara baca quote di salah satu sigi alias signature seseorang di suatu forum. It goes like this:
"And in that moment, I swear we were infinite."  -Charlie, The Perks of Being a Wallflower-

 Wallflower:
 -- One who does not participate in the activity at a social event because of shyness or unpopularity (thefreedictionary.com)
-- someone, usually in high school, who sees everything, knows everything, but does not say a word. they are not loners. they are introvertive, meaning they are shy and have a social disease. they cannot handle having someone pay attention to them even though they crave it as much as everyone else. wallflowers are just phased in, and faded into the backround. (urbandictionary.com)

Charlie bukan anak yang menonjol dan cenderung tertutup. Teman baiknya satu-satunya mati bunuh diri ketika tahun ajaran baru akan dimulai dan membuatnya harus berhubungan dengan psikolog. Ia kemudian menemukan dirinya seolah berada dalam dunia yang baru. Dunia dimana orang-orang mulai menerimanya.

Charlie, mungkin nama sebenarnya mungkin juga bukan, tapi ia ingin dipanggil seperti itu. Melalui suratnya ia menceritakan kehidupannya, sekolah, keluarga, pertemanan. Bagaimana ia menemukan hal-hal baru dalam dunianya seperti drugs, homoseksual, musik bagus,cinta pertama, dan merasa "tanpa batas".
When we got out of the tunnel, Sam screamed this really fun scream, and there it was. Downtown. Lights on buildings and everything that makes you wonder. Sam sat down and started laughing. Patrick started laughing. I started laughing. And in that moment, I swear we were infinite.
Stephen Chbosky menghadirkan sosok Charlie dengan segala ketidaksempurnaanya namun sangat nyata. Sosok Charlie yang tertutup di awal cerita bersama dengan Craig dan Sam, sahabat barunya, sedikit demi sedikit mulai membuka diri dan berani untuk "berpartisipasi" dengan dunia di sekitarnya daripada hanya sekedar melihatnya berlalu begitu saja.
I just need to know that someone out there listens and understands and doesn’t try to sleep with people even if they could have. I need to know that these people exist. 
So, this is my life. And I want you to know that I am both happy and sad and I'm still trying to figure out how that could be.
          -Charlie- 
Hingga akhir buku kita mungkin tak akan pernah tahu siapa Charlie sebenarnya atau siapa penerima surat itu, siapa orang-orang dalam suratnya. Tetapi di suatu waktu dalam hidup kita, kita pernah menjadi Charlie. Semangat akan hal baru, bingung bagaimana cara melaluinya, suatu masa saat sisi innocent dalam diri kita mulai menghilang. Masa menjadi remaja.

Enjoy reading, guys!

PS: Oh iya, buku ini sedikit mengingatkan saya dengan film Mary and Max dengan "the perfect stranger makes the best friend" nya. And I love that.

Kamis, 30 Juni 2011

Broken hearted-genic

I hate it when my heart's broken. DU-H! Who's not? But, I like it too. Because when my heart's broken, suddenly I felt like everything is gone and I'm the only one in this world. Very quite. Very calm. Just me and my heart.

And at that time, I became a very creative person. So many ideas, energy, came to me. Broken hearted is sad, but I only can heal it with writing. So I keep writing, and writing, and writing. And when my heart finally healed, the world, as if I never notice it before, seems so beautiful. Bleh,it might sounds cheesy but it is what I felt.

Call me masochist, sometimes I miss those moments,the last moment to be exact. I miss writing actually..sigh.

                                                                                 pic: i just googled it,sorry.
                                               just that plester won't heal it, haha.

I hate when my heart's broken, but I love how it feels when it healed.







                                                                                                   

Rabu, 29 Juni 2011

Have you enjoyed this short life?

You humans are such foolish creatures. I mean, your lives are so…short yet you spend the majority of your time doing things that you don’t want to do. Going to school when you’d rather travel the world, working at jobs you hate, dealing with people you dislike and chaining yourselves to lives you detest instead of giving yourselves the freedom to enjoy what’s left of your fleeting lives before the end comes.
~ Eclipse, An Eternity of Eclipse

And that makes me wonder, have I enjoyed my time? Have you?


credit: as tagged
Tandem skydiving, this is what I called enjoying life...
One of many things I have to do before I die.

Selasa, 28 Juni 2011

Back to Basic

Abis jalan-jalan liat blog teman..(hihi, mengejutkan!), saya jadi mikir, rasanya saya lupa buat apa saya pertama kali bikin blog ini. 
Saya bikin blog ini buat nulis, nulis buat diri saya sendiri lebih tepatnya. Saya lupa itu.
Hihi, saya lupa betapa asyiknya nulis, sampe menelantarkan blog ini...
Janji deh, setelah ini mau sependek apapun tulisan saya, saya mau tulis langsung di blog ini.
Yang penting saya puas sama tulisan saya dan saya senang.
Anggap saja ini second come back saya (caelaaaahhh...). Dan saya ga peduli mau nulis pake gue kek, aku kek, saya kek, atau bahasa inggris yang ancur lebur, yang penting nulis! Kalo ada emoticon yang bisa mewakili perasaan saya saat ini adalah gambar orang pake ikat kepala ala jepang, mata berapi-api, mengepalkan tangan dengan gambar api atau ombak memecah karang di latar belakang. Sadiiiiissss...

Udah dulu deh, kebiasaan jelek saya nih adalah kalo udah nulis kepanjangan suka keluar jalur, bleber-bleber.  ciao~

Minggu, 26 Juni 2011

Reflek itu semacam kebodohan in disguise?

Gegara iklan permen starburst,tiap denger lagunya so7 yang sahabat sejati,otak reflek nyanyi 'sahabat sejatiku,permen starburst kesukaanku~'

Gegara acara Asal,tiap denger kata 'apa motivasi kamu ...' otak reflek nyambungin jadi 'apa motivasi kamu ikut Asal?' dan berbagai macam jawaban semacam 'karna saya pengen bgt ktmu artis x', 'krna kata org2 saya mirip bgt artis x' juga refleks melintas di otak.

Dan gegara kamu, tiap denger kata cinta, aku reflek pegang jantung. Takut ini terbang dan jatuh,hancur berkeping. Lagi.

Minggu, 30 Januari 2011

Standing Egg, Clover and a Date!



Jadi ya... saya jatuh cinta.
Lagi.
YA. sama lagu.
the MV is so sweeeeettt. even though I don't understand the lyrics (trust me I already googled it, but I got nothing!) but you can feel the sincere and sweetness in his voice. Ukulele, colorfull baloons, amusement park, sunny day, cute boy, a date, ah..I'm melted! bahaha...

 어느 파도, Eoneu pado, some waves. hmm...

oh the singer is Clover, member of standing egg, a band from korea. their song is great too. you should check this one..  


welcome to korea indie band! hehehe